Alexandria Netcafe
Alexandria Bookcafe
Wedangan Hotspot
Trik & Tutorial
My Gallery
Hardware
Software
KAMI MELAYANI
  1. Akses Internet
  2. Print - Ketik
  3. Cetak Foto
  4. Jual - Beli Comp
  5. Service Comp
  6. Desain & Setting
  7. Desain Presentasi
  8. Accesoris Comp
  9. Pulsa Handphone
  10. Wedangan Hotspot
  11. Rental Buku, Novel, Komik & Majalah
  12. Rental Film Drama Korea, Jepang & Anime
MY MUSIC TODAY

Free Music
Free Music

Free Music
 

VISITOR ID : Free Web Counters

free counters 

OUR LINK
CONTACT US

Untuk segala saran, dan keluhan mengenai pelayanan kami, bisa dikirim via email ke :

ary_ghallagher@yahoo.com

CANDI CETHO JATENG
Thursday, November 30, 2006
pagi itu suasana cerah ketika kami memulai hari libur 26 November 2006. Kebetulan aku pas nginp di rumah temen gara-gara mau nemenin latihan badminton di GOR Karanganyar. Karena minggunya bingung ngapain akhirnya spontanitas kita bikin acara ke Candi Cetho di daerah Karanganyar Jawa Tengah. kita berempat 2co dan 2 ce. Begitu kita menuju ke kawasan candi suasana berubah menjadi berkabut. Gerimis sempat menyambut kedatangan kami dan akhirnya kami sampai juga di kawasan candi cetho sekitar pukul 11 siang. Kami pun keliling lingkungan candi dan akhirnya menuju ke kawasan puri Saraswati. Puri ini boleh dibilang masih baru dan disebelah Puri Saraswati terdapat sebuah sendang yang konon sebagai tempat bagi orang yang percaya untuk meminta sesuatu. Ketika kita akan menuruni kawasan Puri hujan tiba-tiba turun dengan sangat lebat, terpaksa kami berempat berteduh di salah satu warung di kawasan Candi Cetho. Hujannya lumayan lama, begitu reda kami akhirnya pulang. Sayang kabut masih menyelimuti kawasan perkebunan teh di Cetho jadi pemandangannya kurang begitu sempurnya. (Sumber: Ary Ghallagher, foto: Ary Ghallagher)
posted by Ary Ghallagher @ 9:25 PM   0 comments
SOFWARE BAJAKAN DI SURABAYA
Surabaya, Mabes POLRI memimpin langsung operasi penertiban software bajakan di sebuah perusahaan bidang Kimia dan Gas di Surabaya. Perusahaan tersebut diduga menggunakan lebih dari ratusan ribu software bajakan. Operasi kali ini menindak perusahaan yang berinisial PT. S yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur. Dari penindakan di kantor pusat yang terletak di ruas jalan utama Surabaya ditemukan bukti lebih dari 104 komputer yang diduga menggunakan software bajakan. Diduga hal yang sama juga terjadi di beberapa kantor cabang yang terletak di berbagai daerah di Indonesia. Menurut perkiraan, perusahaan yang berinisial PT. S menggunakan lebih banyak lagi software yang tidak berlisensi, dan jumlahnya diduga lebih dari ratusan ribu. Perusahaan yang berkantor pusat di Jawa Timur dan Jakarta ini, memiliki tidak kurang 20 kantor cabang dan tersebar di berbagai daerah. Diduga PT. S menggunakan hingga 1.000 komputer. Adapun jenis software yang ditemukan adalah Microsoft Windows, Microsoft Office, Microsoft Visio/Project, Adobe Photoshop/Dream Waves, Autocad/Autodesk, Mc Afee, Symantec. Jumlah komputer yang melanggar berada di pabrik (19 unit), dan di kantor pusat (85 unit). "Kami tetap konsisten dengan komitmen penegakan hukum dalam memberantas pembajakan tanpa pandang bulu seperti yang dilakukan terhadap PT. S. Pihak kepolisian sangat serius menangani masalah pembajakan ini, terutama perusahaan-perusahaan yang disinyalir mengunakan software bajakan dalam operasionalnya," kata Wenny Waraouw. Penindakan berlangsung 27 Nopember 2006. Wenny menegaskan bahwa semua kasus akan diproses ke pengadilan, dan ganjarannya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di UU Hak Cipta No. 19 Tahun 2002. Maksimum hukuman adalah lima tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 500 juta. (Sumber:DetikNet)
posted by Ary Ghallagher @ 8:09 PM   0 comments
EKSPEDISI LAWU 2006
Thursday, November 23, 2006
Indahnya alam pegunungan dengan udara segarnya menggoda kita untuk bisa berada di sana. Keindahan akan alam dengan segala tantangannya inilah yang membuat saya (Ary Ghallagher) kembali untuk mencoba mengobati kerinduan akan alam dengan mengadakan ekspedisi ke Puncak Gunung Lawu yaitu pada 19 November 2006. Team pendakian kali ini terdiri dari 8 orang yaitu Ary (Ekm98), Awang (Ekm99), Didi (Tekn99), Avan (Tekn99), Roby (Tekn99), Jhati (Tekn99), Lutfi (Tekn02), dan Kesit (Tekn99). Kami berangkat dari kota Solo jam 16.00 dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sekitar pukul 17.20 team kami telah tiba di Cemoro Sewu dan langsung menuju ke penginapan penduduk untuk persiapan pendakian, packing dan istirahat sejenak. Pukul 20.00 team memulai pendakian dari Cemoro Sewu setelah terlebih dahulu mengisi daftar wajib lapor pendakian di basecamp. Team kami terdiri dari para debutan pendaki kecuali saya dan Awang, sehingga dalam perjalanan pendakian kali ini saya harus sedikit banyak menerangkan tentang medan dan koordinasi team di lapangan. Sekitar pukul 20.45 kami telah sampai di Pos I. Kodisi team masih segar bugar dan team istirahat sejenak dan kemudian kembali melanjutkan perjalanan menuju Pos 2. Sampai di Pos 2 sekitar pukul 22.50. Waktu yang kami tempuh dari pos 1 ke Pos 2 merupakan waktu yang cukup lama. Maklum dalam route ini kami sering istirahat selain itu jarak yang ditempuk dari Pos 1 menuju Pos 2 merupakan jarak terjauh antar pos. Setelah cukup lega kami meneruskan perjalanan hingga sampai di Pos 3 sekitar pukul 01.00 dini hari. Kondisi beberapa anggota team makin kelelahan, mungkin karena persiapan fisik kami yang kurang, karena planing pendakian ini begitu mendadak. Di Pos 3 saya memutuskan untuk break lama setelah melihat kondisi team seperti ini, dan kami akhirnya istirahat. Sambil menyalakan api unggun saya pun akhirnya mencoba memasak kopi jahe, karena kondisi suhu makin dingin. Setalah merasa cukup akhrinya kami meneruskan perjalanan ke Pos 4. Medan yang kami tempuh semakin melelahkan meski kami telah cukup istirahat. Jarak ke Pos 4 dari Pos 3 sebenarnya cukup dekat, tapi kami merasa jarak yang ditempuh cukup jauh karena kami tidak sampai-sampai di Pos 4. Ternyata sekitar jam 04.15 kami telah sampai di Pos 5 bukannya Pos 4. Saya sendiri kaget. Pos 4 kondisiya telah berubah sehingga tidak tampak seperti Pos 4. Medan di Pos 4 pun sangatlah beda dahulu dominan tanah kini telah berubah menjadi medan berbatu. Sehingga kami tidka sadar kalau kami telah jauh melewati Pos 4. Setelah kami sadar waktu masih sangatlah pagi maka kami memutuskan untuk kembali beristirahat di Pos 5 karena Pos 5 dan pos 6 sangatlah dekat dengan Puncak Hargo Dumilah. Di pos 5 kami kembali menyalakan api unggun dan memasak mie rebus, pop corn, roti bakar dan juga minuman hangat. Ketika jarum jam menunjukan pukul 04.45 mega sunrise mulai tampak di depan kami, indah dan sangatlah cerah, tetapi kondisi angin teramat sangat kencang sekali. Saya sendiri ketika memvideokan moment ini untuk naik ke sebuah batu besar angin menghantam tubuh saya dan saya pun sedikit terjatuh ke belakang. Dingin pun sangat menyengat karena hempasan angin dingin dan juga karena posisi kami sudah mampir puncak sehingga suhu sekitar puncak memang sudah dingin. Dan sekitar pukul 05.15 sang mentari pagi pun tampak dari peraduannya dengan sangat sempurna. Detik-demi detik moment indah ini kami nikmati dan syukuri dengan sangat mendalam kesannya. Setelah kondisi terasa panas kamipun kembali packing barang bawaan kami untuk menuju puncak Hargo Dumilah. Medan antara Pos 6 dan puncak sudah jauh berbeda, disini bebatuan sudah tertata rapi sehingga jalan sudah tidak terlalu licin. Kondisi pepohonan di sepanjang jalan dari pos 6 menuju puncak sangat mengenaskan karena telah terbakar pada musim kemarau ini. Yang tersisa hanyalah batang-batang besar yang telah menjadi arang dan area kebakaran ini sangatlah luas sehingga jalan menuju puncak tampak sangat gersang. Dan akhirnya pukul 06.30 menit team kami sampai juga di titik Puncak Hargo Dumilah. Suasana cerah terasa di puncak dan kami pun berfoto mesra bersama di Tugu Hargo Dumilah. Setelah puas menikmati indahnya pemandangan di puncak gungung Lawu kai akhirnya menuruni puncak pada pukul 07.30. Kami baru sadar ketika kami menuruni bukit-bukit medan pendakian ternyata 75 persen telah mengalami perubahan karena bebatuan telah tersusun rapi mulau dari Pos 2 hingga puncak. Kealamian Lawu pun tidak sealami dahulu, meskipun begitu mendan ini mempermudah para pendaki untuk dapat mencapai puncak dengan selamat karena route-route jalur track (terobosan) banyak yang ditutup, sehingga jalur yang tersedia hanya jalur utama yang telah di renovasi. Setelah menuruni beberapa kali bukit dan bebatuan terjal akhirnya team berhasil sampai kembali di basecamp pada pukul 11.30 siang, dan team langsung menuju ke penginapan untuk istrahat sejenak dan kembali ke kota Solo. Terima kasih Tuhan kau pertemukan aku kembali dengan indahnya suasana Puncak Gunung. Merbabu next, who come with us.... (Sumber : Ary Ghallagher, foto : Ary Ghallagher).
posted by Ary Ghallagher @ 4:32 PM   0 comments
PAKE SMS SAAT UJIAN
Sunday, November 12, 2006
Bahasa yang digunakan dalam SMS, yang penuh dengan singkatan-singkatan, ternyata boleh digunakan untuk menjawab soal ujian di Selandia Baru. Hal itu menjadi keputusan dewan resmi Selandia Baru yang bertanggungjawab atas kualifikasi (New Zealand Qualifications Authority ). Bahasa singkat dan istilah-istilah khas SMS tidak dilarang untuk digunakan saat siswa menjawab soal ujian. Dewan tersebut secara resmi tidak menganjurkan penggunaan istilah singkat saat ujian. Namun, "nilai akan tetap diberikan selama jawaban yang diberikan siswa mampu dimengerti penguji", meskipun menggunakan kata-kata singkat.Keputusan dewan tersebut menumbuhkan banyak kritikan dari berbagai pihak. Salah satunya mengatakan Bahasa Inggris anak-anak Selandia Baru akan mengalami degradasi akibat keputusan tersebut.Sebagai pengecualian, untuk ujian Bahasa Inggris penggunaan kata-kata singkat tetap tidak diperbolehkan. Selain itu, menggunakan ponsel untuk berkirim SMS selama ujian tentunya juga dilarang. (Sumber : DetikNet)
posted by Ary Ghallagher @ 2:28 PM   0 comments
MUSUH BESAR INTERNET
Wednesday, November 08, 2006
Melalui situs resminya, RSF mengundang pembacanya untuk mengikuti poling tentang negara yang menolak internet. Selain itu, RSF juga mengundang tiap orang untuk menulis pesan yang nantinya bakal dikirimkan untuk Jerry Yang, salah satu pendiri Yahoo. Pesan tersebut, bertujuan untuk mengekspresikan diri para pembaca terhadap keputusan Yahoo, terkait pemblokiran akses beberapa kategori pencarian. Sebagai informasi Reporteros Sin Fronteras merupakan organisasi non pemerintah internasional yang melakukan penelitian mengenai dan mendukung kebebasan pers.Berikut daftar 13 negara yang dicatat sebagai musuh besar internet : 1. Republik Belarus 2. Myanmar 3. Cina 4. Kuba 5. Mesir 6. Iran 7. Korea Utara 8. Arab Saudi 9. Suriah 10.Tunisia 11.Turkmenistan 12.Usbekistan 13.Vietnam (Sumber : DetikNet)
posted by Ary Ghallagher @ 9:52 PM   0 comments
PERKEMBANGAN KOMIK INDO
Saturday, November 04, 2006
Dunia hiburan yang divisualisasikan dengan media gambar kian hari perkembangannya kian marak seiring dengan perkembangan dunia teknologi, system informasi dan juga media promo. Komik sebagaisalah satu media untuk mengilustrasikan suatu cerita makin berkembang pesat yang pada mulanya hanya menggunakan media manual berupa pensil dan tinta cina kini mulai banyak menggunakan media digital dalam proses crativitasnya. Dunia komik tidak terasa makin melingkupi dunia kita, perkembangannya punsudah sangat jauh berbeda disbanding dengan sepuluh tahun yang lalu. Komik tidak lagi dianggap sebagai gambar yang sederhana. Hobi yang bias menyita danmengisi waktu ini telah dapat menjadi suatu cabang seni dan juga ekonomi. Komik sendiri memiliki beberapa style yang pengilustrasiannya yaitu mangga (style komik Jepang) dan juga style barat (Amerika dan Eropa). Adapun perbedaan antara style Jepang dan Barat ini yaitu jika komik manga cenderung menonjolkan ekspresi dans juga texture serta pattern sedangkan komik barat (Amerika-Eropa) lebih menonjolkan sisi graidien warna dan juga sosok tokoh yang jagoan. Hebohnya dunia komik ini merambah sampai ke Indonesia. Di sini kita tidak berfungsi sebagai konsumen saja tetapi banyak juga komik luar negeri yang tanpa kita sadari itu buatan dari anak negeri misalnya saja Zombie Tales (Rowald), The Burning Man (Arif Priyanto), Dragonlace (Sani), dan juga masih banyak yang lainnya. Biasanya produsen luar akan mencari komikus yang gayanya ia sukai dan cocok dengan konsepnya. Internet sebagai media penyebaran informasi sangat membantu dalam perkembangan komik. Di situs internet seperti devianart.con, digitalwebbing.com, atau penciljak.com para komikus memajang portofolio mereka. Forum-forum komik local juga banyak bermunculan. Mereka saling bertukar pengetahuan tentang komik dan juga info seputar perkembangan komik. Banyak sekali reqruitment team komik bermunculan dari forum-forum ini. (Ary Ghallagher, Gambar : Indic)
posted by Ary Ghallagher @ 8:21 PM   0 comments
1st Launch 18th May 2009

Location : Tegal - Indonesia

Facility :

  1. Extra Bass Headset
  2. Free Webcam
  3. Free Large Parking Area
  4. Minicafe
  5. Waiting Room
  6. Free drink and caffe
  7. Friendly Operator
LEAVE COMMENT HERE

ShoutMix chat widget
Previous Post
Archives
SUPPORTED BY

BLOGGER

© ALEXANDRIA NETCAFE Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Car Pictures